Tentang Kami

Kata gereja berasal dari kata dalam bahasa Portugis yaitu igreya. Kata igreya memiliki keterkaitan dengan kata kyriake, yang berarti milik Tuhan. Kata ini memang belum terdapat dalam Perjanjian Baru. Dalam Perjanjian Baru, kata yang menunjuk persekutuan orang percaya adalah ekklesia. Kata ini berasal dari bahasa Yunani yang artinya dipanggil keluar. Kata ekklesia berasal dari dua kata ek dan kaleo, ek artinya keluar dan kaleo artinya dipanggil atau memanggil. Jadi ekklesia berarti dipanggil keluar. Barangkali dari kata ekklesia ini muncullah kata kirche dalam bahasa Jerman dan kerk dalam bahasa Belanda.

 

Dalam pengertian sekularnya, ekklesia menunjuk kepada kumpulan rakyat yang merdeka (bukan budak atau hamba) di dalam negara-kota Yunani. Yaitu orang-orang yang dipanggil keluar melalui utusan kerajaan untuk berkumpul di tengah kota untuk sebuah rapat rakyat. Dalam penggunaan yang umum kata ini menunjuk kepada ‘rakyat yang berkumpul’ atau ‘pertemuan umum.’ Dapat juga berarti ‘kumpulan rakyat sebagai kekuatan politik.’ Di dalam Septuaginta (Alkitab PL berbahasa Yunani), ekklesia digunakan untuk mengacu kepada suatu perkumpulan yang didorong oleh tujuan-tujuan religius (Bil. 23:2-3; 1 Raja-raja 8:5, 14, 22; Mzm. 21:26). Kata ini digunakan sebanyak 81 kali untuk menerjemahkan istilah Ibrani qahal. Qahal digunakan di dalam kebanyakan kasus untuk menunjuk kepada suatu perkumpulan religius. Suatu penggunaan yang secara khusus menonjol di dalam kitab Bilangan, Tawarikh dan Mazmur. Qahal juga diterjemahkan dengan istilah lain di dalam Septuaginta, khususnya dengan istilah sunagoge. Sedikit banyak diakui bahwa keserupaan di dalam pengertian qahal dan ekklesia, yaitu ‘dipanggil keluar’ dipengaruhi oleh penerjemah-penerjemah yang memproduksi Septuaginta. Dalam bahasa Inggris kata ekklesia diterjemahkan church. Kata ekklesia digunakan dalam kitab Septuaginta yaitu kitab Perjanjian Lama yang diterjemahkan dalam bahasa Yunani. Untuk menunjuk umat pilihan yaitu bangsa Israel, kata ekklesia ini digunakan.

 

Ditinjau dari asal usul kata gereja, gereja adalah persekutuan orang pilihan Tuhan yang dipanggil keluar. Dipanggil keluar menunjuk suatu proses atau gerakan. Dalam hal ini antara umat pilihan dalam Perjanjian Lama yaitu bangsa Israel dan umat pilihan dalam Perjanjian Baru yaitu orang Kristen memiliki kesamaan atau kesejajaran. Umat Perjanjian Lama yaitu bangsa Israel, yang dipanggil keluar dari Mesir untuk menuju tanah Kanaan, umat pilihan Perjanjian Baru yaitu orang percaya, yang dipanggil keluar dari dunia ini. Maksudnya meninggalkan cara hidup anak-anak dunia. Kedua-duanya adalah anak Abraham, orang Israel keturunan Abraham oleh darah daging dan orang percaya keturunan Abraham oleh iman. Keduanya mengikuti jejak Abraham yaitu dipanggil untuk keluar dari Urkasdim, ke negri yang Tuhan janjikan.

 

Di dalam Perjanjian Baru, ekklesia pertama kali muncul di dalam Mat. 16:18, suatu ucapan agung Yesus mengenai gereja. Adalah alami bahwa Yesus, di dalam membentuk suatu Perjanjian yang baru dan dengan demikian suatu umat Allah yang baru, yang memiliki kontinuitas dengan umat yang lama, akan menyebut umat ini dengan suatu nama yang alkitabiah untuk suatu perkumpulan religius. Di dalam bahasa Aram, Ia akan menggunakan edta atau kenista (keduanya diterjemahkan sunagoge dalam bahasa Yunani), atau qehala (ekklesia di dalam bahasa Yunani). Ketika pemisahan antara orang-orang Kristen dan Yahudi menjadi definitif, istilah ekklesia menjadi murni istilah Kristen dan sunagoge menjadi istilah Yahudi. Gereja adalah persekutuan orang percaya artinya: Gereja adalah kumpulan orang-orang yang telah memiliki satu visi, satu tujuan dan satu kepentingan (Fil. 1:27; 2:2 ; Ef. 4:3-4). Gereja adalah tempat dimana jemaat Tuhan dipersiapkan untuk menjadi umat yang layak masuk kerajaan sorga (Ef. 4:11-13).

Gereja Suara Kebenaran Injil menerima Pengakuan Iman Rasuli.
PENGAKUAN IMAN GEREJA SUARA KEBENARAN INJIL
Aku percaya kepada Allah Bapa Yang Mahakuasa, Khalik langit dan bumi,
Dan kepada Yesus Kristus, Anak-Nya Yang  Tunggal, Tuhan kita,
Yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria,
Yang menderita sengsara di bawah pemerintahan Pontius Pilatus.
Disalibkan, mati dan dikuburkan, turun ke dalam kerajaan maut.
Pada hari yang ke tiga, bangkit pula dari antara orang mati,
Naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah, Bapa Yang Mahakuasa,
Dan akan datang dari sana untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.
Aku percaya kepada Roh Kudus; Gereja yang kudus dan am; Persekutuan orang kudus;
Pengampunan dosa; Kebangkitan orang mati; Dan hidup yang kekal.
Amin.